Mandalamekar? Desa dimana itu? Mandalamekar merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Desa ini merupakan salah satu penggagas Gerakan Desa Membangun (GDM) yang bertujuan memberdayakan desa untuk lebih mandiri dan mampu berkontribusi dalam pembangunan.

Gerakan Desa Membangun bersama lembaga/instansi lainnya menginisiasi kegiatan Festival Jawa Kidul yang berlangsung 2-5 Juni 2012 di desa Mandalamekar. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 400-an peserta dari berbagai daerah di jawa bagian selatan, berbagai komunitas bahkan peserta yang datang dari Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat. Semua berkumpul dan berurun rembuk mengenai perkembangan dan peluang bagi tata kelola desa yang mandiri. Rangkaian agenda selama Festival Jawa Kidul berkonsep sesi-sesi klinik desa yang disajikan dalam bentuk pelajaran, forum, atau lokakarya selama proses festival.

Latar belakang diadakannya kegiatan ini dapat dilihat di sini.

Beberapa tema materi klinik antara lain Klinik Teknologi Informasi dan Komunikasi, Klinik Keterbukaan Informasi Publik, Klinik Pemetaan Kampung, Klinik Pengelolaan Sumber Daya Ekonomi, Klinik Media Komunitas, Klinik Perencanaan Pembangunan Pedesaan, Klinik Perbaikan Pelayanan Buruh Migran, serta Klinik Tata Kelola Lingkungan. Selain itu kegiatan juga diisi dengan pentas kesenian seperti Calung, Qasidahan dan Degung.

Salah satu yang menarik adalah Talkshow Keterbukaan Informasi Publik pada malam ke-2. Ini berkaitan dengan UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang sudah berlaku sejak tahun 2010. Kepada Desa Dermaji (Banyumas) dan Desa Melung (Banyumas) tampil sebagai nara sumber dalam acara tersebut. Kedua kepala desa tersebut memaparkan bagaimana pemerintah desanya memberikan informasi kepada masyarakat yang memiliki hak untuk tahu informasi tersebut salah satunya dengan penggunaan Sistem Informasi Desa disingkat SID.  Sebagai penunjang kinerja perangkat desa, mereka juga sudah menggunakan perangkat komputer dengan aplikasi Open Source. Selain itu juga hadir sebagai pembiacara wakil dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat dan wakil dari Media Link.

Pada saat bersamaan juga tersedia  pameran yang antara lain diikuti oleh Paguyuban Peduli Buruh Migran Dan Perempuan ‘Seruni’ Banyumas, Pertanian Organik (Desa Melung,Banyumas), Minapolitan (Desa Beji Kec. Kedungbanteng, Kab. Banyumas), Javalec (Java Learning Center) dan BlankOn Banyumas. Dari peserta pameran tersebut, yang paling ramai hingga pengunjung diharuskan mengantri adalah  … Banyumas yang menyediakan Tempe Mendoan Khas Banyumas.

Hal lainnya yang sayang untuk dilewatkan adalah 2 mobil internet yang berada di depan Gedung Serba Guna tempat berlangsungnya beberapa agenda kegiatan. Mobil tersebut adalah Tikus Darat (Tim Informasi-Komunikasi Untuk Situasi Darurat) dan Mobil Pelayanan Internet Kecamatan milik Diskominfo Kabupaten Tasikmalaya. Dengan mobil-mobil ini, masyarakat desa Mandalamekar dan para peserta dapat memanfaatkan akses internet yang tersedia meskipun harus berbagi bandwith dengan yang lainnya. Tampak para siswa SMP antusias untuk berinternet meskipun dengan keterbatasan perangkat. Bagi mereka, sudah bisa buka internet saja sudah merupakan hal yang luar biasa.

Banyak kegiatan lainnya yang tidak sempat saya ikuti salah satunya adalah kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan pada hari terakhir sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup yang tepat jatuh pada tanggal 5 Juni 2012.

Terima kasih atas atensinya🙂

Referensi : nationalgeographic.co.id dan festivaljadul.desamembangun.or.id